Home / BERITA BARU / Disnaker Lampung Utara Tidak Adakan Pembinaan Untuk Pencaker

Disnaker Lampung Utara Tidak Adakan Pembinaan Untuk Pencaker

Tampabatas.com (SMSI-lpg),
Sejak pandemi Covid-19 dari tahun 2020 sampai 2022, Disnaker Tidak Adakan pembinaan dan pelatihan untuk Pencaker (Pencari kerja) dikarenakan tidak ada Anggaran.

Hartata, Kasi Norma Kerja Disnaker Lampung Utara , menjelaskan hal tersebut di ruang kerjanya pada Rabu, 25/5/2022.

“Untuk lebih tepatnya bukan saya yang memiliki wewenang untuk menjawab hal tersebut, namun sepengetahuan saya sebelumnya kita sudah pernah melakukan hal tersebut di tahun 2019. Tetapi sampai saat ini belum berlanjut kembali, dikarenakan keterbatasan anggaran yang ada,” jelasnya.

Ia juga mengatakan bahwa tugasnya hanya sebatas sebagai penengah dalam mediasi antara perusahaan dan tenaga kerja. Tepatnya sebagai tempat mediasi dan himbauan.

“Tugas kami hanya sebagai penengah konflik antara perusahaan dan tenaga kerja yang mengalami masalah. Serta membantu penyelesaian masalahnya secara mediasi saja,” katanya.

Ia juga menambahkan untuk UMK Lampung Utara sendiri yaitu, sebesar Rp. 2.461.850. untuk pemberian gaji oleh perusahaan kepada pekerja yang tidak sesuai UMK, merupakan kesepakatan diantara mereka.

“Sebenarnya serba salah jika membahas tentang itu, karena menyangkut pekerjaan mereka juga. Jika mereka meminta sesuai aturan tersebut banyak perusahaan yang tidak bisa memenuhinya, sedangkan di Lampung Utara sendiri sangat sulit mendapatkan pekerjaan,” pungkasnya.

Terpisah, Herawati selaku fungsional Pengantar Tenaga Kerja menjelaskan bahwa sebelumnya mereka sudah sering berupaya melakukan pelatihan.

“Untuk dua tahun ini sampai sekarang memang belum mas dikarenakan terbatas anggaran dan pendemi Covid-19 juga. Tetapi sebelumnya di tahun 2019 sudah sering kita adakan pelatihan menjahit dan keterampilan lainnya” ujarnya.

Ia mengatakan bentuk upaya dari Disnaker Lampung Utara sendiri dalam membantu para pencari kerja dengan memberikan informasi pembukaan kerja lewat website dan Facebook. Dan membuat grup WhatsApp bersama HRD perusahaan-perusahaan yang ada di Lampung Utara.

“Untuk komunikasi sudah sering mas kita dengan para perusahaan bahkan dibuatkan grup WhatsApp agar mempermudah komunikasi, tetapi jika mereka tidak bukaan ya gimana mas,” kata dia.

Seperti yang diketahui untuk para pencari kerja di Lampung Utara sangatlah banyak, untuk mencoba berjuang mengadu nasib di luar Lampung, untuk di bulan Mei ini saja terdapat 464 masyarakat yang membuat kartu kuning di Disnaker Lampung Utara.
(M.Fajar)

SHER tampabatas
Baca Juga Artikel di LV

About admin

Check Also

Tanamkan Kedisiplinan, Babinsa Tegalharjo Latihkan PBB di SMK Kristen 1 Surakarta

Tampabatas.com (SMSI-Lampung), Surakarta. – Kegiatan belajar mengajar untuk menimba ilmu di setiap lembaga pendidikan merupakan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.