Home / BERITA BARU / Diduga Kades Korupsi 1,3 Miliar, Masrakat Purba Sakti Laporkan Ke Kejaksaan Negeri Lampung Utara

Diduga Kades Korupsi 1,3 Miliar, Masrakat Purba Sakti Laporkan Ke Kejaksaan Negeri Lampung Utara

Tampabatas.com (SMSI-lpg),
Lampung Utara. – Hudhudnews.co – Masyarakat Desa Purba Sakti Kecamatan Abung Surakarta Kabupaten Lampung Utara,datang di kejaksaan Negeri Lampung utara guna melaporkan oknum berinisilal (S) selaku Kepala Desa setempat.
Laporan yang dikemas dijilid menjadi satu bundel berkas yang berisikan dugaan korupsi 1,3 miliar terkait penggunaan dana desa (DD) sejak tahun 2061 – 2022,.yang diduga dilakukan oleh kepala desa setempat.
Langsung diserahkan kan oleh warga Inisal ST,SY,BN dan diterima oleh pihak kejaksaan Negeri Lampung Utara.

Hal tersebut disampaikan oleh Inisial ST,SY,BN selaku jubir dan beberapa warga, saat itu di wawancarai Tim Dpc Aliansi Jurnalistik Online (AJO) Indonesia Kab. Lampung Utara di kejaksaan negeri Lampung utara Warga mengatakan.selasa 04/01/2022.

“Kami selaku masyarakat Purba sakti melaporkan dugaan penyimpangan dana dalam waktu satu periode masa jabatan Kepala desa, Karena disitu nampak adanya kejanggalan, dari tahun 2016 sampai tahun 2021 tidak ada laporan pertanggungjawaban akhir tahun dan laporan pertanggungjawaban akhir masa jabatan tidak pernah dilaksanakan secara terbuka,”jelas ST.

Sambung nya kembali, sebagai masyarakat harus kemana lagi melaporkan dugaan ini kalau bukan kepada pihak penegak hukum,
karena dia dan rekannya juga sudah pernah melaporkan ke Inspektorat Lampung Utara.

“Harapan kami masyarakat terhadap kejaksaan Negeri Lampung Utara dapat dengan serius menindak lanjuti laporan kami, apa yang ada kejanggalan Tolong ditindaklanjuti dan kalau memang di situ ada pelanggaran hukum, kami minta dari pihak kejaksaan bisa memproses secara aturan undang-undang yang berlaku,”pintanya.

Dilansir dari laman berita hudhudnews.co, Selasa 04/01/2022.

Untuk dugaan dana desa (DD) yang dikorupsi dari masa jabatan 2016 sampai akhir masa jabatan 2021 hasil hitungan kami berkisar 1,3 m.
“Seperti sedikit contoh untuk pembuatan jalan onderlaag yang semestinya memakai 90 rit pasir , sementara faktanya nya nya hanya menggunakan 20 rit saja,”ujarnya.

Terpisah, saat pihak kejaksaan Negeri Lampung Utara di konfirmasi oleh awak media, I Kadek Dwi Ariatmaja,SH.MH. sebagai Kepala Seksi Intelijen menjelaskan jika laporan masyarakat purba sakti akan di pelajari.
“Kami akan pelajari dulu, Dinda,” Ujarnya kepada awak media. (*)

SHER tampabatas
Baca Juga Artikel di LV

About admin

Check Also

Aksi Solidaritas, Polres Lampung Utara Bersama Ormas dan Mahasiswa Doa Bersama

Tampabatas.com (SMSI-lpg),- Lampung Utara,- Polres Lampung Utara bersama sama dengan unsur pimpinan daerah lainnya, elemen …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.