Home / BERITA BARU / Syaifulloh Bangun Jembatan Tertimpa Tangga

Syaifulloh Bangun Jembatan Tertimpa Tangga

 

Foto: Situasi galian pengalihan aliran sungai sekitar bangunan Jembatan semula dua meter berubah jadi kisaran enam meter karena longsor tergerus air sungai

Tampabatas.com (SMSI-lpg),
Tulangbawang Barat (Tubaba). –
Pengerjaan kegiatan menggunakan Dana Desa Tahun Anggaran 2021 membuat mantan kepalo Tiyuh Candra Kencana Syaifulloh, bangun jembatan, tertimpa tangga.

Berangkat dari hasil bersama musyawarah masyarakat, jembatan yang disebut mbah duryo, kini terbengkalai.

Dari hasil penelusuran di lapangan tim SMSI Tulangbawang Barat, tampak jembatan tersebut pembangunannya tidak terselesaikan.

Seperti dikatakan mantan ketua TPK Tiyuh Candra Kencana Rahmat didampingi mantan sekretaris Rendi menjelaskan, pembangunan jembatan mengalami perubahan perencanaan, dikarenakan ada usulan dan musyawarah masyarakat.

“Dari hasil musyawarah bersama perangkat Tiyuh dan tokoh masyarakat serta warga setempat, menghasilkan perubahan perencanaan, dimana bangunan jembatan berubah tempat dari awal hingga keluar dari RAB, membuat banguan berpindah dan bergeser,” Jelasnya.

Dalam keterangan ketua Badan Permusyawaratan Tiyuh (BPT) Candra Kencana, mengamini pernyataan mantan ketua TPK Tiyuh itu.

“Benar adanya seperti itu, tapi dengan minimnya sumber daya manusia (SDM) Perangkat Tiyuh, hasil musyawarah itu tidak tertuang dalam berita acara tentang perubahan pembangunan jembatan, hingga menimbulkan inisiatif-inisiatif lainnya, ” jelas Munadi.

Ditambahkan Munadi, ” Masyarakat awalnya bersiap melakukan swadaya untuk mengerjakan teknis di lapangan, hingga akhir jabatan Syaifulloh tidak terealisasi. Faktor alam membuat pekerjaan terhenti,” ujarnya.

Foto: Syaifulloh, mantan Kepalo Tiyuh Candra Kencana.

Di tempat terpisah, Syaifulloh
mantan kepala Tiyuh Candra Kencana , memberikan keterangan kronologi pembangunan jembatan usaha tani (mbah duryo) yang menggunakan Dana Desa tahun 2021 itu.

“Adanya pengalihan jembatan bergeser sekitar 20 meter dari titik nol, dilakukan penimbunan jembatan lama dengan total material 75 truk, menggunakan alat berat dengan total anggaran sebesar 50 juta. Seiring jalan pekerjaan dilaksanakan karena faktor Alam akhirnya terhenti, karena di kedalam kurang lebih 3-4 meter itu tanahnya banyak material pasir yang rentan longsor. Dan benar pemindahan bangunan hasil musyarawah namun tidak masuk RAB, ” ucapnya.

Syaifulloh Mantan Kepalo Tiyuh Candra Kencana juga mengucapkan permohonan maaf kepada Seluruh Aparatur Tiyuh, Khususnya kepada Masyarakat Tiyuh (Desa) Candra Kencana. Selain menghaturkan permohonan maaf, Syaifulloh juga mengatakan, tidak selesainya pembangunan jembatan yang menjadi harapan warga, bukan ada unsur kesengajaan.

Mengenai anggaran dana untuk pembangunan jembatan Usaha tani, atau jembatan Mbah Duryo, dirinya siap mengembalikan sesuai dengan ketetapan hasil audit Inspektorat, Kabupaten Tulangbawang Barat, namun dia meminta dengan segala kerendahan hati serta kebijaksanaan kepada instansi yang terkait dan kepalo Tiyuh Candra Kencana untuk memberi ketenggangan waktu.

Dari keterangan Irbanwil V Inspektorat Tulangbawang Barat Muslim mengatakan, pihaknya telah melakukan audit lapangan dan memberikan batas tenggang waktu selama 60 hari, dimulai dari akhir bulan januari.

“Kami telah memberikan batas tenggang selama 60 hari, dan telah melewati batas yang disepakati. Sebagai badan yang mempunyai tugas melaksanakan pengawasan, inspektorat menginstruksikan pihak Saifullah segera mungkin menyelesaikan persoalan dengan kebijakan kemanusian” Dikatakan Muslim di ruang kerja kepada pewarta. Senin (11/04/2022).

Tasrim masyarakat yang menggantungkan pekerjaan dari hasil tani, berharap agar pemerintahan Tulangbawang Barat bisa meneruskan pembangunan, dikarenakan jembatan merupakan akses penghubung warga untuk mengangkut hasil bumi serta jalan penghubung antar Tiyuh. (SMSI)

SHER tampabatas
Baca Juga Artikel di LV

About admin

Check Also

Sersan Mayor Yudhi Cek Prokes di Morodadi Star

Tampabatas.com (SMSI-lpg), Surakarta : Untuk Memutus Matai Rantai Covid -19 dan memastikan menerapkan protokol kesehatan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.