Home / ADVERTORIAL / PESONA WAJAH TUBABA SELARAS MENGENA DIRASA

PESONA WAJAH TUBABA SELARAS MENGENA DIRASA

Foto: Situasi jalan di Tugu Rato Kabupaten Tubaba (master plan).

Tampabatas.com(SMSI-lpg),
Tulangbawang Barat (Tubaba).-
Berkunjung di Kabupaten Tulangbawang Barat kita akan merasakan suatu kenyamanan tersendiri, karena disapa keindahan yang unik  dari berbagai gaya pembangunan juga merupakan wujud nyata insparasi Bupati Umar Ahmad, dan secara langsung banyak dicontoh warga Kabupaten Tulangbawang Barat.

Kabupaten Tulangbawang Barat telah banyak berbenah dan perubahan itu tampak terlihat dalam rentan waktu  delapan tahun terakhir. Inspirasi dan Sentuhan tangan dingin Bupati Umar Ahmad, telah menyulap perwajahan Tubaba.

Kini nampak semakin nyata  maysarakat Kabupaten yang berlogo Ragem Sai Mangi Wawai yang berprinsip Nenemo(Nemen, Nedes, Nerimo) telah banyak berkarya  untuk mewujudkan Tubaba TOP(Terdepan Optimis dan Pasti maju) perwajahan Tubaba.

Laju perubahan pembangunan terlihat dari infrastruktur fisik jalan yang  sebelumnya, ruas jalan di Tubaba sempit, yang hanya mampu digunakan kendaraan roda empat hanya satu arah.

Seiring berjalannya waktu Kabupaten Tulangbawang Barat terus bergerak terasa berubah sangat cepat dalam hal berbagai bidang pembangunan, Sekarang, dua kendaraan yang berpapasan berlawanan arah dapat berjalan beriringan karena saat ini Tubaba telah tersedia ruas jalan yang cukup memadai dengan lebar ruas jalan kisaran puluhan meter bahkan ada yang lebih.

Foto: Jalan dua jalur di sekitaran pasar Pulung Kencana.

Selain itu, ketika melintas di sepanjang lintasan jalan utama, tampak berjejer rapi ragam bangunan semi permanen sampai bangunan permanen milik warga yang menyejukkan mata dan secara tidak langsung telah menggambarkan kemajuan taraf ekonomi penduduk Tubaba.

Bila dilihat secara seksama halaman rumah penduduk di sana, kita akan dimanjakan oleh indahnya tanaman hias berupa bunga dan tanaman bonsai yang tertata rapi seakan menyapa dengan santun, membuat semakin ingin berlama di Kabupaten

Berbagai Pemandangan indah itu mulai terpampang sejak Bupati menggalakkan penanaman berbagai pohon langka dan tanaman bonsai di komplek Islamik Center Kabupaten Tulangbawang Barat beberapa tahun lalu.

Selain itu, sejak adanya kolam di komplek Dunia ahirat (sebutan lazim Islamik Center Tubaba), sangat banyak masyarakat di Kabupaten yang berlogo Bumi Ragemsai mangi wawai itu juga menggalakkan kolam buatan di darat maupun di pinggiran aliran sungai juga usaha keramba ikan kini mulai digemari.

Bukan hanya kolam dan tanaman yang ditirukan warga Tulangbawang Barat dari Islamik center, tetapi penyediaan tempat bunga dan gaya seni taman juga dapat terlihat dalam halaman rumah penduduk di berbagai tempat Kabupaten yang semakin maju itu.

Yang tak kalah menarik lirikan mata, Semakin banyaknya rumah gaya klasik berdiri anggun di berbagai sudut Kabupaten Tulangbawang Barat rumah panggung gaya klasik itu  terbuat dari bahan kayu berupa papan dan balok yang dirakit dengan desain sangat menyerupai bangunan rumah kuno yang dahulu sebagai tempat penduduk berlindung dari panas, angin, hujan dan binatang buas.

Foto: Rumah warga, tiru bangunan gaya klasik di Kota Budaya Uluan Nughik Tubaba.

Bangunan rumah klasik itu semakin bertebaran setelah adanya pembangunan Kota Budaya Uluan Nughik, yang merupakan salah satu awal dari tujuan warga yang berslogan Tubaba-TOP (Tulangbawang Barat- Terdepan Optimis dan Pasti maju) menuju Tubaba-Kembali ke masa depan.

Juga sebagai efek dari adanya Kota Budaya Uluan Nughik,  rumah usang yang dulu seakan tiada arti kini menjadi lebih berharga dan cukup diminati untuk dipugar sehingga akan nampak lebih menarik dan tidak kalah indahnya dengan bangunan rumah permanen dengan gaya keknian.

Ada yang lebih menarik dari adanya pembangunan Kota Uluan Nughik, dengan adanya berbagai alat manual penangkap ikan yang tepajang di dalam rumah maupun di halaman, seakan cukup menggugah masyarakat sehingga kembali menyadari adanya sumber alami yang dapat menambah penghasilan
untuk menopang ekonomi rumah tangga.

Foto : Tanaman langka di komplek Islamik center Tubaba

Bila ditelusuri dengan teliti, di Tiyuh yang ada sepanjang bantaran sungai di Tulangbawang Barat, maka akan didapati semakin banyak
Warga di sana yang kembali menambah mata pencaharian dengan menangkap ikan, yang merupakan mata suatu pencaharian yang telah lama dilupakan.

Teguh seorang penggemar seni yang juga warga Kabupaten Tulangbawang Barat menuturkan, pola pembangunan Kabupaten Tulangbawang Barat antara satu dan lainnya sangat selaras, karena saling mendukung dan sangat cocok dengan situasi alam dan masyarakat Bumi Ragemsai mangi wawai.

“Tanaman kayu langka, tanaman Bonsai, kolam, taman, hingga gaya desain bangunan di Islamik Center, Kota Budaya Uluan Nughik banyak ditiru warga masyarakat untuk dikembangkan di Kabupaten Tulangbawang Barat.

Menurut Teguh, hal itu merupakan suatu kenyataan yang sulit untuk dibantah, Bupati Umar Ahmad benar cakap jadi pemimpin di tingkat manapun dan tidak perlu diragukan, karena dapat memahami yang dipimpin.

“Tentu bila pola pembangunan tidak baik dihati masyarakat, dan tidak indah dipandang, serta bernilai rendah, telah pasti tidak akan banyak ditiru dan dikembangkan. Berarti banyak ide Pak Umar mengena dihati masyarakat”. Ujarnya dengan kesungguhan.(ADV/KMF).

SHER tampabatas
Baca Juga Artikel di LV

About admin

Check Also

ANTARA BENGKULU DAN TUBABA

  Foto: Walikota Bengkulu Helmi Hasan (depan, baju putih) Bupati Tubaba Umar Ahmad (baju hitam). …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *