Home / BERITA BARU / NASIB SUPELTAS DI LAMTENG

NASIB SUPELTAS DI LAMTENG

Tampabatas.com(SMSI-lpg),
Lampung Tengah (Lamteng).-
Sosok pria paruh baya itu seakan tak pernah lelah berdiri, dan mondak mandir di persimpangan jalan lintas, di salah satu Kota yang berada di Lampung Tengah. Pria itu Suherman (52) yang sehari-hari bekerja sebagai Sukarelawan Pengatur Lalulintas (Supeltas).

Keseharian Suherman melakukan pekerjaan mengatur lalu lintas, baik bagi pengguna jalan, dan para pejalan kaki yang hendak menyeberang. Tepatnya di salah satu persimpangan jalan raya di Bandar Jaya, Lamteng, tanpa adanya gaji tetap, atau penghasilan yang pasti, hanya berharap dari pemberian iklas dari para pengguna jalan yang hendak menyeberang.

Aktivitas sebagai Supeltas sudah dilakukan oleh bapak dua orang anak itu sejak 5 tahun silam. Hal itu dilakoninya karena tidak ada pilihan lain untuk dapat bertahan hidup di tengah himpitan ekonomi seperti saat ini. “Dalam situasi seperti sekarang ini, apapun pekerjaan yang penting tidak melanggar hukum saja mas,” keluh Wagiman, seraya menghisap rokok kretek di bibirnya.

Dirinya tidak pernah bermimpi untuk bisa menjadi kaya, dari pekerjaan yang dilakoninya itu, pekerjaannya itu hanya sekedar penyambung hidup keluarganya. Dimana penghasilannya sebagai Supeltas tidak pasti, “Ya, kalau rizky lagi baek, kadang dari pagi sampek sore, masih cukuplah mas, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, ya masih dapet 50, sampai 75 rebuk. Tapi kadang juga udah sampek seharian, kadang cuma dapet 30 rebuk,” ujarnya dengan bahasa rada gaul seraya tersenyum.

Suherman sangat berharap dan selalu berdoa, agar anak-anaknya kelak bisa menjadi manusia yang berguna, dan dapat mengangkat derajat keluarganya, “Ini semua demi anak-anak mas, biar mereka tidak hidup seperti bapaknya. Saya selalu memberikan bimbingan kepada anak-anak agar mereka rajin belajar, agar kelak bisa menjadi orang yang berguna, dan bisa membahagiakan saya dan istri di masa tua kelak,” keluhnya, seraya menghapus keringat didahinya yang mulai keriput.

Suherman hanya salah satu dari puluhan Supeltas yang ada di jalan lintas Kab.Lamteng. Masih banyak Supeltas lainnya yang nasibnya mungkin sama dengan apa yang dialami Wagiman. Tidak di pungkiri keberadaan Supeltas sangat bermanfaat bagi para pengguna jalan, bagaimana tidak setiap harinya baik kendaraan roda empat, maupun roda dua yang melintas di jalan protokol bandar jaya, Lamteng setiap harinya mencapai ribuan kendaraan, baik yang menuju ke arah Bandar Lampung maupun sebaliknya.

Bayangkan jika tidak ada Supeltas dalam mengatur arus lalin di jalan tersebut, tak terbayang oleh kita bila hanya mengandalkan petugas Kepolisian dari Polantas Polres Lamteng, tentunya pihak Polres akan kewalahan, dan pastinya kekurangan anggota hanya untuk mengatur arus lalin saja, Suherman dan rekan-rekannya sangat berharap ada bimbingan pelatihan, dan sedikit perhatian baik dari pihak Pemerintah Daerah, maupun dari pihak-pihak terkait, atas keberadaan mereka sebagai Supeltas selama ini..@ (ki).

SHER tampabatas
Baca Juga Artikel di LV

About admin

Check Also

Patroli PPKM Darurat, Koramil Karangmalang dan Polsek Himbau Pedagang Patuhi Prokes

Tampabatas.com(SMSI-lpg), Sragen.- Anggota Koramil 02/Karangmalang bersama anggota Polsek Karangmalang Kodim 0725 Sragen laksanakan Patroli Pemantauan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *