Home / BERITA BARU / Menuju Kota Ramah Anak, Kabupaten Lampung Utara Makin Marak Eksploitasi Anak

Menuju Kota Ramah Anak, Kabupaten Lampung Utara Makin Marak Eksploitasi Anak

Tampabatas.com (SMSI-lpg),
Maraknya anak-anak di Lampung Utara yang dijadikan pengemis dan dibawa orangan tuanya untuk meminta-minta. Melanggar Hak-hak Anak itu sendiri yang di atur dalam UU No. 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak.

Berdasarkan pantauan kegiatan meminta-minta yang dilakukan anak-anak dan Orang tuanya ini dilakukan disepanjang jalan Jenderal Sudirman dan didepan lampu merah Pemda Kabupaten Lampung Utara, terlebih lagi disaat hari Kamis dan Jum’at.

Bertepatan dengan hari anak internasional di tanggal 1 Juni 2022 kemarin serta persiapan Kota Ramah anak yang dilakukan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Menjadi sesuatu hal yang perlu diatasi oleh instansi terkait.

Saat dikonfirmasi mengenai hal ini, Kepala Dinas PP & PA Kabupaten Lampung Utara Maya Natalia Manan, mengatakan untuk eksploitasi anak sendiri belum sampai kesana.

“Untuk Eksploitasi anak kita belum Sampai sana, tetapi sudah menjadi pembicaraan kita saat coffe morning pada pimpinan, diminta kepada Dinas Sosial, Dinas PP & PA dan Satpol PP untuk mendata dan melihat”, katanya saat dikonfirmasi pada 03/06/2022.

Ia juga menjelaskan untuk kota ramah anak itu sendiri kota yang dapat memberikan rasa nyaman untuk tinggal disini.

“Ya anak-anak merasa nyaman tinggal di Lampung Utara, mereka bisa bermain, bisa bersekolah gratis. Itu yang kita harapkan dan kedepannya tidak ada yang begitu” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa untuk kareteria kota layak anak itu ada beberapa tingkatan dan saat ini kita berada pada tingkatan yang paling rendah Pratama.

“Kita belum kabupaten Layak anak, baru menuju kabupaten layak anak. Jika semuanya sudah terpenuhi kereterianya baru yang paling tinggi dapat disebut kabupaten layak anak” pungkasnya.

Terpisah, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lampung Utara Eka Dharma saat dikonfirmasi melalui telpon WhatsApp menjelaskan tentang adanya potensi eksploitasi anak yang ada di Lampung Utara.

“Untuk hal seperti itu coba diselidiki benar, kalo dari kami dinas sosial sendiri sudah terdata dan merereka mendapatkan bantuan-bantuan yang ada. Rumah mereka kami tau, orang tua mereka kami tau,” kata dia.

Ia juga menambahkan untuk pembinaan kepada anak-anak dan orang tua yang melakukan hal seperti itu kembali lagi kepada mental orang tuanya.

“Kembali lagi ke orang tuanya, kalo orang tuanya seperti itu ya diturunkan ke anak-anaknya juga seperti itu juga. Dan kita dari pemerintah daerah jelas khususnya Dinas sosial sudah memberikan perhatian kepada masyarakat miskin,” ungkapnya.

Untuk Diketahui, Eksploitasi anak adalah suatu tindakan penggunaan anak untuk manfaat orang lain, kepuasan atau keuntungan yang sering mengakibatkan perlakuan tidak adil, kejam, dan berbahaya terhadap anak.
(M. Fajar)

SHER tampabatas
Baca Juga Artikel di LV

About admin

Check Also

Titip Pesan, Babinsa Tipes Untuk Security Kampus STTBA LIA

Tampabatas.com (SMSI-Lampung), Surakarta, Babinsa Kelurahan Tipes Koramil 03/Serengan Kodim 0735/Surakarta Serka Sarmin dan Sertu Anjasmoro …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.