Home / DAERAH / CANANG PENTING DI TIYUH KARTA.
Sudiyaman, Kepala Tiyuh Karta Kecamatan Tulang Bawang Udik Kabupaten Tulangbawang Barat.

CANANG PENTING DI TIYUH KARTA.

Tampabatas.com (SMSI) Tulangbawang Barat (Tubaba).-

Penggunaan canang di Tiyuh Karta sejak dahulu hingga kini selalu digunakan untuk pemberitahuan hal penting mengenai adat maupun pemerintahan. Hal itu dikatakan Sudiyaman Kepala Tiyuh (Desa) Karta Kecamatan Tulang Bawang Udik melalui hubungan seluler kepada Tampabatas.com pada Jum’at 10/04/2020.

Canang jadi alat media di Tiyuh Karta

Sudiyaman mengatakan, penggunaan Canang sebagai alat pemberitahuan, pengumpulan masa atau pengumuman penting mengenai adat juga pemerintahan, bukanlah hal yang baru, tetapi sejak dahulu, dapat diperkirakan sejak adanya Tiyuh Karta atau lahirnya adat di Tiyuh Karta secara resmi.

“Mungkin pasti sebelum saya lahir, di Tiyuh Karta telah menggunakan canang sebagai media penting untuk pemberitahuan resmi kepada masyarakat Tiyuh Karta. Hingga kini di zaman moderen milenial tetap digunakan menjadi media penting.” Paparnya.

Menurut Sudiyaman, karena telah lazimnya penggunaan media canang, maka walau zaman telah jauh berubah menjadi serba canggih, namun canang tetap dilestarikan penggunaannya di Tiyuh Karta sebagai petikan warisan dari leluhur Tiyuh.

“Untuk pemberitahuan langkah pencegahan penyebaran virus corona di Tiyuh, kami juga menggunakan canang yang dilaksanakan perangkat Tiyuh serta organisasi kepemudaan Tiyuh (MULI MENGANAI KERTO), dan diharapkan masyarakat dapat mentaati isi pencanangan.” Tuturnya.

Dia mengungkapkan ini pencanangan, agar warga Tiyuh yang baru pulang dari luar daerah untuk terlebih dahulu melaporkan diri posko Covid 19 yang ada di Tiyuh Karta untuk diperiksa kesehatannya, dan diwajibkan untuk mengisolasi diri secara mandiri selama dua minggu (14 hari).

“Kami telah siapkan tempat bagi warga karta untuk mengisolasi diri dan makan minumnya ditanggung oleh dana Tiyuh, namun bila yang bersangkutan dalam keadaan sehat dan akan mengisolasi diri secara mandiri di rumah pribadi, maka kami akan berikan bantuan berupa alat medis yang diperlukan dan juga bantuan sembako.” Ujarnya.

Sudiyaman menegaskan, masyarakat yang mengisolasi diri secara mandiri di rumah masing – masing diwajibkan tetap memakai masker, menjaga jarak fisik dengan keluarga, selalu berada di rumah, tidak keluyuran keluar atau berkunjung ke tetangga.

“Dalam dua hari terhir terhitung ada 10 (sepuluh) orang yang pulang dari Jakarta, Akan kami awasi, bila mereka tidak patuh, maka semua bantuan tidak akan kami berikan dan kami cabut kembali, dan akan dilakukan isolasi di tempat yang tersedia atau dapat juga akan kami koordinasikan ke Pemerintah Kabupaten untuk melaksanakan tindakan tegas dengan menhambil alih untuk melakukan isolasi terhadap warga yang tidak patuh.”pungkas Sudiyaman.(red)

SHER tampabatas
Baca Juga Artikel di LV

About admin

Check Also

STQ TAHUN 2021 DI TUBABA RESMI DIBUKA

Tampabatas.com (SMSI-lpg), Tulangbawang Barat (Tubaba).- Asisten Bidang Administrasi Umum Kabupaten Tulangbawang Barat Rasyidi, SH menghadiri …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *