Home / BERITA BARU / Berkunjung ke Tubaba, Menteri Pertanian Memotivasi Para PPL

Berkunjung ke Tubaba, Menteri Pertanian Memotivasi Para PPL

 

Foto Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (kacamata), Sulistyo Hadi (batik merah) Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Tulangbawang Barat.

Tampabatas.com (SMSI-lpg),
Tulangbawang Barat (Tubaba).-
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Tulangbawang Barat pada Minggu 22/05/2022, tepatnya di Tiyuh Mulya Jaya, Kecamatan Gunung Agung. Kunjungan tersebut dalam rangka pengendalian penyakit mulut dan kuku (PMK) yang ditemukan menyerang beberapa ternak sapi di wilayah itu.

Di sela kunjungan itu, dengan santai dan ramah Syahrul Yasin Limpo mengajak para penyuluh pertanian lapangan (PPL) dari Dinas Pertanian setempat untuk berdialog dan sharing terkait pelaksanaan tugas-tugas di lapangan. Para PPL duduk dan berdiri mengitari Pak Menteri sambil melakukan tanya jawab.

Menteri Pertanian ingin agar para PPL dapat meningkatkan kualitas, kemampuan, dan kesejahteraan hidup. PPL harus maju.


Foto: Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo , tengah berbincang dengan PPL

Dalam perbincangan tersebut, tercuat harapan Limpo agar para PPL mampu menjadi contoh bagi petani, misalnya dengan melaksanakan budi daya tanaman yang hasil panennya harus lebih bagus dari petani binaannya.

“Sebaiknya para PPL memiliki lahan garapan minimal dua hektar, boleh dari sewa ataupun milik sendiri. Hasil panennya juga harus lebih bagus dibanding para petani,” demikian kata Limpo.

Limpo memberi jalan keluar apabila para PPL kekurangan modal, yaitu disarankan agar para PPL mengakses kredit usaha rakyat (KUR). Bahkan, Limpo berjanji memberi prioritas cair bagi PPL dari Kabupaten Tulangbawang Barat yang mengajukan KUR. “Saya tunggu pengajuannya dalam satu bulan ini,” demikian kata dia memberi syarat atas kebijakan prioritas itu.

Selain mengakses KUR, Menteri Pertanian juga mengajak para PPL untuk mengembangkan pupuk organik dalam budi daya tanaman. Hal ini sebagai pilihan mengingat harga pupuk pabrikan lumayan mahal, dan jumlahnya pun terbatas.

Menanggapi hal itu, koordinator PPL Kabupaten Tulangbawang Barat, Tri Meriyanto, mengatakan kepada Menteri Pertanian bahwa dirinya bersama-sama rekan penyuluh sudah melaksanakan upaya pengembangan pupuk organik, diantaranya melalui pelatihan-pelatihan pembuatan pupuk organik.

Sementara, terkait kunjungannya dalam rangka pengendalian penyakit PMK pada ternak sapi, Menteri Pertanian menyempatkan diri mengunjungi kandang sapi milik salah satu warga yang ternaknya terkena PMK.

Menteri mengajak semua warga terlibat aktif mengatasi PMK, karena hal ini akan berkaitan dengan mutu dan ketersediaan pangan bagi warga. Menteri ingin agar warga tidak percaya dengan adanya isu turunnya harga sapi karena adanya wabah PMK. (***)

SHER tampabatas
Baca Juga Artikel di LV

About admin

Check Also

Danrem 074/Warastratama Pimpin Penghijauan di Solo Safari

Tampabatas.com (SMSI-Lampung), Surakarta. – Danrem 074/Warastratama Kolonel Inf Anan Nurakhman, S.I.P., memimpin penghijauan dengan menanam …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.