APA MUNGKIN BANYAK PEGAWAI RSU RYACUDU SAKIT GIGI ?

BERITA BARU DAERAH KESEHATAN LAMPUNG UTARA

 

foto:Syafe’i Saleh sedang dirawat di ruang VIP. A.01 RSU.Ryacudu Kotabumi Lampung Utara.

tampabatas.com (SMSI-Lampung),
Lampung Utara.-
Suatu penyakit yang sulit diketahui orang lain selain penderita, adalah sakit gigi. Mungkin ini yang tengah dialami kebanyakan para pegawai, perawat, bahkan mungkin juga dokter yang menjadi pelayan pasien di RSU Ryacudu Kotabumi, Lampung Utara sehingga nampak tegang dan mahal senyum.

Seorang pensiunan ASN (Aaprtur Sipil Negara), tenaga pendidik golongan IV (Syafe’i Saleh, S.Pd) karena kurang sehat kini tengah dirawat di RSU Ryacudu sejak Senin (06/07). Dia menuturkan, pelayanan kesehatan di rumah sakit tersebut cukup sigap namun masih perlu banyak perbaikan berbagai bidang, baik pelayanan ataupun fasilitas.

“Ketika saya sampai di ruang UGD (Unit Gawat Darurat), saya dilayani dengan sigap, petugas yang ada segera melakukan berbagai tindakan yang diperlukan. Tidak selang berapa lama seorang dokter juga datang dan segera melakukan tindakan yang mungkin dianggap penting untuk saya yang sedang sakit, kemudian saya dirawat di sini.” Ujar Syafe’i yang sedang dirawat di ruang VIP A.01 RSU Ryacudu Kotabumi Kabupaten Lampung Utara Provinsi Lampung pada Selasa (07/07/2026).

Syafe’i menilai, walau pelayanan cukup sigap dan cepat namun sangat disayangkan karena kurangnya pelayanan yang ramah dengan senyum sapa yang indah.
“Dengan pelayanan yang cepat itu sudah baik dan akan sangat baik lagi bila ditambah dengan senyum sapa yang cukup. Tapi mungkin pelayan pasien di rumah sakit ini banyak yang menderita sakit gigi.”gurau Syafe’i Saleh yang keseharian nya suka humor.


foto:pendingin ruangan di ruang VIP. A.01 RSU.Ryacudu Kotabumi mati suri.

Syafe’i juga membeberkan, fasilitas di RSU.Ryacudu perlu banyak perbaikan, mulai dari gayung yang bocor hingga pendingin ruangan yang perlu diservis.
“Apa yang kita rasa diluar, itu yang kita rasa di dalam. Begitulah kwalitas pendingin ruangan di sini, padahal alat pendingin terpajang rapi. Selain itu mungkin perlu ditambahkan televisi dan fasilitas toilet yang baik dan tempat tidur pasien yang layak.”ungkap Syafe’i dengan suara yang lirih.

Dia tidak menampik kalau pelayanan yang didapat dari RSU (Rumah Sakit Umum) Ryacudu cukup membantu pemulihan kesehatan nya.
“Saya berterima kasih atas pelayanan para dokter atau perawat di rumah sakit ini dengan mencurahkan dan mempraktikkan ilmu masing-masing sehingga saya mulai kembali sehat.”tutur Syafe’i dengan senyum.
Hingga berita ini dipublish, direktur RSU.Ryacudu belum bisa dihubungi. (Dam).

SHER tampabatas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *