Ketua DPRD Lampung Utara Sidak Pabrik Singkong

BERITA BARU DAERAH LAMPUNG UTARA

Tampabatas.com(SMSI-Lampung)
Lampung Utara (Lampura).-
Harga Singkong anjlok, Ketua DPRD Lampung Utara bersama rombongan dan intas terkait, melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di sejumlah perusahaan Topioka, Senin (08/08/2022).

Pimpinan dan pekerja Pabrik singkong kelabakan, melihat kedatangn Ketua DPRD Wansori bersama rombongan mengecek sistem penjualan harga singkong secara langsung.

Sempat terjadi adu mulut, perdebatan antara Ketua DPRD Wansori dengan Security Pabrik Sinar Laut yang berada di Desa Kali Cinta, Kotabumi Utara. Dipicu saat Kepala Dinas Perdagangan Hendri akan mengecek Segel timbangan dilarangan pihak keamanan.

Harga singkong yang belakangan ini anjlok, menjadi sorotan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Lampung Utara, saat menyerap aspirasi para petani.

Dua perusahaan Tapioka, yang menjadi sasaran sidak kali ini, Pabrik Sinar Laut, di Kotabumi Utara dan PT Budi Stracy Sweetener Atau BSSW Yang Berada Di Kecamatan Sungkai Selatan.

Harga singkong dikedua Pabrik dikeluhkan Para petani, karena harga tidak sesuai dengan biaya perawatan menanam Singkong.

Sebelumnya harga Singkong di jual perkilonya Rp 1.450 Rupiah, saat ini harganya anjlok menjadi Rp 1.020 Rupiah, belum lagi terpotong kadar air 12 hingga 15 persen perkilonya untuk singkong jenis Kasesa dan thailan.

Buyung Supriyadi Penanggung Jawab PT BSSW, berdalih tidak mengetauhi penyebab anjloknya harga singkong belakang ini. ” saya tidak bisa menjawab itu. Kalo soal potongan kadar air itu relatif bisa naik turun,” Ungkapnya.

Ketua DPRD Wansori mengatakan akan mencari akar persoalan ini dengan cara mendudukan semua pihak, untuk meberikan solusi terbaik untuk kesejahteraan petani singkong. ” saya akan agendakan untuk segara memanggil semua pimpinan perusahaan topioka dan intasi terkait, untuk menstabilkan harga singkong, “Ujarnya. (Dam)

SHER tampabatas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *