Home / BERITA BARU / INI JUMLAH KASUS ANAK YANG DIDAMPINGI LPA TUBABA DALAM SATU TAHUN

INI JUMLAH KASUS ANAK YANG DIDAMPINGI LPA TUBABA DALAM SATU TAHUN

Tampabatas.com(SMSI), Tulangbawang Barat (Tubaba).-
42 kasus hukum pada anak yang didampingi
Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kabupaten Tulangbawang Barat dalam kurun waktu satu tahun ahir ini.
Hal itu diungkapkan Ari Tantaka sekretaris LPA Kabupaten Tubaba di Kantornya kepada tampabatas.com pada Senin 13/07/2020.

Mewakili Ketua LPA Edi Anwar, Ari Tantaka menuturkan, LPA Kabupaten Tubaba telah melakukan pendampingan terhadap 42 kasus, 124 anak yang masuk dalam kasus tersebut di Kabupaten Tulangbawang Barat dalam kurun waktu satu tahun yang lalu, terhitung sejak bulan Juni 2019 hingga Juni 2020.

“Dari jumlah itu secara garis besar dikategorikan menjadi dua bagian, 115 anak tercatat sebagai korban, sedangkan 9(sembilan) anak sebagai pelaku.” ungkapnya

Dia menguraikan, dalam kasus anak sebagai korban meliputi korban kasus pencabulan, persetubuhan, kekerasan fisik, hamil diluar nikah, gizi buruk, disabilitas, dan penelantaran anak.

“Sedangkan kasus anak sebagai pelaku dengan kata lain Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH), adalah merupakan kasus anak melakukan pencurian.” Jelas Ari Tantaka.

Dia mencetuskan, mungkin arena kurangnya pemahaman masyarakat akan LPA maka sangat jarang masyarakat yang secara langsung mohon pendampingan, sehingga anggota LPA kerap kali melakukan penjemputan terhadap kasus anak untuk diberikan pendampingan.

“Bila kasus anak telah ditangani oleh pihak berwajib, maka kami langsung mengadakan pendampingan hukum. Bila kasus belum dilaporkan kepada pihak berwajib maka kami akan melakukan pendampingan untuk melapor hingga penyelesaian kasus secara hukum”. Terang Ari Tantaka yang juga Sebagai ketua Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Tulang Bawang Barat.

Ari Tantaka, SH berpesan untuk masyarakat Tubaba, agar anak-anak harus kita awasi, baik di rumah maupun di sekolah, untuk mencegah terjadi bentuk kekerasan, baik itu Fisik, seksual, psikis.

” Jika melihat atau mengetahui adanya kekerasan terhadap anak agar dapat langsung melaporkan ke Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Tulang Bawang Barat, nanti akan kita dampingi secara Hukum dan Psikologi”. Tegas Ari Tantaka. (red).

SHER tampabatas

About admin

Check Also

Koramil 23/Karangtengah Himbau Pengendara Motor Wajib Pakai Masker

Tampabatas.com(SMSI-lpg), Wonogiri l.– Bosan, mungkin hal tersebut terbersit dari setiap warga masyarakat dengan adanya kegiatan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *