Home / BERITA BARU / ADA BIBIT KAYU DALAM KEPALA DI TUBABA

ADA BIBIT KAYU DALAM KEPALA DI TUBABA

Foto: Firmansyah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupten Tulangbawang Barat.

Tampabatas.com(SMSI-lpg),
Tulangbawang Barat (Tubaba).-
Bibit kayu seakan terhampar dalam kepala orang nomor satu di Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tulangbawang Barat.

Bayangan itu tergambar dari gerak jemari Firmansyah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tulangbawang Barat di ruang kerja pada Senin 14/06/2021.

Betapa tidak membuat sejenak tercengang, Kepala Dinas ini sembari berkata dia menunjuk kepalanya sendiri.
“bibit kayu itu ada di sini..! serunya seraya telunjuk kanan tangannya mengarah ke kepala.
Ketegangan pecah karena setelah itu dia kombinasikan percakapan dengan sedikit senyum humor.

“Dana anggaran di Dinas Lingkungan Hidup sangat minim dan tidak mencukupi, bahkan untuk membiayai kebersihan tidak memadai.
Dana anggaran hanya cukup untuk membayar dana operasional angkutan sampah selama sepuluh hari dalam setiap bulan. Jadi untuk membiayai angkutan sampah agar bisa bergerak setiap hari perlu berfikir keras”.urainya.

Pihaknya berkeinginan besar untuk turut menopang pembangunan di Kabupaten Tulangbawang Barat dan turut mendorong Kabupten tersebut menuju masa depan Tulangbawang Barat, Tubaba.

“Guna tujuan itu kami telah
berupaya mendapatkan bantuan dari sponsor dan kami mengajukan permohonan bantuan, hasilnya kami bisa menyiapkan dua belas ribu bibit pohon kayu untuk diberikan kepada masyarakat agar dapat ditanam di wilayah Kabupaten Tulangbawang Barat,”terangnya.

Foto: Bibit pohon terkumpul di Kantor DLH Kabupaten Tubaba.

Lanjutnya, Bibit pohon dimaksud terdiri dari beberapa macam bibit kayu, mahoni, plamboyan, pule dan bibit pohon sirsak.

“Karena kami memikirkan minimnya anggaran, sehingga bibit yang masih sangat kecil tetap kami terima. Selanjutnya kami pelihara menunggu berkembang hingga lebih besar dan siap untuk ditanam,”katanya menjelaskan.

Menurut Firman, bibit pohon dimaksud rencananya akan dibagaikan kisaran tiga bulan yang akan datang agar bibit menjadi lebih besar.

“Selain itu juga kita menunggu musim tanam, agar bibit yang ditanam dapat lebih banyak hidup daripada yang mati.
Sementara ini kami tengah berupaya agar bisa memiliki tempat penangkaran yang baik sehingga bibit dapat lebih terpelihara”.harapnya. (Dam).

 

 

 

SHER tampabatas
Baca Juga Artikel di LV

About admin

Check Also

Webinar Pringsewu, Gratis Dapat E-Sertifikat Kementerian Kominfo

  Tampabatas.com(SMSI-lpg), Pringsewu.- Masa pandemi jangan sampai membuat bangsa Indonesia terpuruk. Sebagai masyarakat kita wajib …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *