Ki JUNIANTO PENTERAPHI DENGAN PIJAT TRADISIONAL DAN SHIN SHIE

BERITA BARU DAERAH KESEHATAN TULANG BAWANG BARAT

Tampabatas.com (SMSI-Lampung),
Tulangbawang Barat (Tubaba).-
Dengan menggunakan ketrampilan pijat tradisional dan Shin Shie Ki Junianto obati ribuan pasien penderita berbagai penyakit.
Terungkapnya hal itu dari percakapan singkat bersama Ki Junianto di rumahnya yang berjarak
kisaran dua kilometer dari simpang siregar Tiyuh Tirta Makmur, tepat nya di RT.09 Suku.03 Tiyuh Tirta Kencana Kecamatan Tulangbawang Tengah Kabupaten Tulangbawang Barat pada Kamis 25/01/2024.

Ki Junianto (Hp.0857 6838 9093) kini juga telah mendapatkan rekomendasi dari Asosiasi PPUIN (Perkumpulan Paricara Usada Indonesia) DPD Lampung, sehingga bisa mengantongi izin praktek dari DPMPTSP Kabupaten Tulangbawang Barat.

Ki Junianto memaparkan, setelah dia belajar Shin Shie lebih dari tiga tahun dan belajar pijat tradisional, maka sejak tahun 2006 dia mulai praktek.
“Berbagai keluhan insya Allah bisa diobati, Patah tulang, terkilir, syaraf kejepit, asma, semua penyakit. Yang tidak bisa saya tangani adalah stres dan kena guna-guna.” terang pria berperawakan sport itu.

Lanjutnya, bukan hanya lelaki yang bisa diobatinya, tetapi perempuan juga diobati. Selain pijat juga menyediakan obat herbal untuk penyembuhan pasien. Dia juga menggunakan spiritual untuk masalah patah tulang atau keseleo.
“Kalau pijitnya ya sukarela saja bayarnya, tapi kalau obat memang sudah ada Lebel harga, karena obat herbal yang saya gunakan untuk pasien bukan hasil racikan saya, tetapi didapat dari membeli.”jelas pria kelahiran Blitar itu.

Dia menambahkan, selama ini pasien nya selain dari lingkungan sekitar, juga banyak berasal dari luar Kabupaten, seperti dari Waykanan, Lampung Utara, Mesuji, dan Bandarlampung.
“Biasanya yang dari luar Kabupaten akan banyak datang pada hari libur.
Sehingga ketika pasien datang pada hari libur ya harus dilayani karena rasa tanggung jawab saya terhadap pasien. Kasian kalau pasien datang dari jauh sampai tidak dilayani. Sehingga kadang dalam seminggu tidak ada libur untuk saya.”Katanya.

Pria yang masih tergolong muda itu mengungkapkan, senang bergabung di PPUIN, karena bisa saling tukar pendapat dan pengalaman dengan teman sesama penyehat.
“Misalnya saja ada penyakit yang  tidak dapat saya obati, maka akan saya arahkan ke penyehat lain yang lebih membidangi.”pungkas Ki Junianto. (Tim SMSI).

SHER tampabatas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *